12 HARI PASCA MELAHIRKAN, IBU NIFAS DI MUNDUK BESTALA TETAP TANGGUH, TPK BERI EDUKASI 1000 HPK

admin_mundukbestala 24 Februari 2026 09:11:13 WITA

Munduk Bestala – Semangat dan ketangguhan seorang ibu nifas di Desa Munduk Bestala patut menjadi inspirasi. Di usianya yang baru 12 hari pasca melahirkan, seorang ibu di wilayah setempat sudah terlihat aktif mencari pakan ternak kambing. Hal ini menjadi perhatian khusus Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Munduk Bestala yang melakukan kunjungan pada Sabtu (21/02/2026).

Tim yang terdiri dari Ibu Luh Sudiasih, Ibu Putu Restini, serta Kelian Banjar Dinas Sekar, didampingi langsung oleh Perbekel Desa Munduk Bestala, I Putu Sriyasa, S.H., mengunjungi rumah ibu nifas yang melahirkan pada 9 Februari 2026 lalu. Dalam kunjungan tersebut, tim memberikan pendampingan sekaligus edukasi terkait pentingnya masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Masa 1000 HPK merupakan periode emas tumbuh kembang anak yang dimulai sejak konsepsi (dalam kandungan) hingga anak berusia 2 tahun. Fase ini sangat kritis karena menentukan kesehatan, kecerdasan, dan fisik anak di masa depan, serta menjadi momentum penting dalam upaya pencegahan stunting.

Dalam suasana keakraban, tim memberikan edukasi, informasi, dan komunikasi (EIK) kepada ibu nifas terkait beberapa hal penting, antara lain:

  • Pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu menyusui agar produksi ASI tetap optimal.

  • Perawatan kesehatan ibu pasca melahirkan meskipun memiliki aktivitas padat.

  • Stimulasi dini bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

  • Pemantauan kesehatan bayi secara rutin ke fasilitas kesehatan terdekat.

Perbekel I Putu Sriyasa, S.H., mengapresiasi semangat dan ketangguhan ibu nifas tersebut, namun tetap mengingatkan agar kesehatan ibu dan bayi tetap menjadi prioritas utama.

"Kami salut dengan semangat Ibu yang luar biasa. Namun kami juga mengingatkan agar tetap menjaga kondisi kesehatan, mengingat baru 12 hari pasca melahirkan. Kesehatan ibu sangat berpengaruh pada kualitas ASI dan tumbuh kembang bayi. Jangan sampai aktivitas sehari-hari justru mengganggu masa pemulihan," pesannya.

Sementara itu, Ibu Luh Sudiasih selaku salah satu pendamping TPK menambahkan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mendukung ibu nifas. "Suami dan keluarga diharapkan bisa membantu meringankan pekerjaan rumah tangga dan ternak, agar ibu bisa lebih fokus memulihkan kondisi dan merawat bayinya," ujarnya.

Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk komitmen TPK Desa Munduk Bestala dalam mendampingi keluarga, khususnya ibu hamil, ibu nifas, dan balita, guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal dan terbebas dari risiko stunting.

Pemerintah Desa Munduk Bestala menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu-ibu TPK yang telah berdedikasi dalam memajukan pembangunan di desa, mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan tangguh.

 

Suksma Ibu-ibu TPK Munduk Bestala! Teruslah berbuat nyata untuk generasi emas desa kita.

#MundukBestala #TPKMundukBestala #1000HPK #CegahStunting #GenerasiEmas #KeluargaSehat

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Munduk Bestala

tampilkan dalam peta lebih besar